Searching...
Monday, September 2, 2013

My Technopreneur



Dalam dunia Techno preneur kita dituntut bagaimana melihat sebuah peeluang bisnis berbasis teknologi yang ada pada suatu daerah tertentu. Menurut Imam Baihaqi S.T., M.Sc., Ph.D. Dosen Teknik Industri ITS “Ide bisnis tercipta dari tiga hal: masalah yang perlu diselesaikan dari ide itu, sasaran pelanggan/konsumen, serta adanya solusi yang sudah ada dan pesaing usaha”. Lalu, ada empat ukuran kualitas peluang ide bisnis : menarik/atraktif, berkembang terus atau bertahan lama/durable, berdasar pada produk atau layanan bisnis yang memberikan nilai tambah bagi semua, dan timely. Peluang ide bisnis itu dapat diidentifikasi, salah satunya dengan mengenali pasar dan kondisinya.

Dunia teknologi sekarang telah merambah ke segala arah, termasuk percetakan. Dengan kemajuan teknologi khususnya dalam dunia percetakan menjadikan bisnis percetakan semakin manju dikarenakan biaya cetak semakin murah akan tetapi harga cetak yang di dapat tetap sama dengan sebelumnya. Disini saya akan membuat bisnis planing yang bergerak dalam dunia percetakan “jasa printer”.

Seorang pengusaha percetakan di Yogyakarta meraup untung mencapai Rp 110.000  per hari. Ini berarti dalam satu bulannya mendapatkan keuntungan Rp 110.000 x 30 = Rp 3.300.000 / bln. Angka yang tidak sedikit bukan ?

Awal saya melihat peluang bisnis ini ketika saya melihat tulisan “print 8 lembar = Rp 1000 (hitam putih)” di salah satu penyedia jasa percetakan di dekat kos saya. Pada mula nya saya heran kenapa harga print bisa semurah itu, padahal di kota saya dilahirkan yaitu kota kebumen, harga print disana adalah Rp 500 per lembar (hitam-putih). Ternya yang membedakan harga tersebut adalah alat cetaknya, semakin canggih semakin murah pula harga produksinya.
Terlintas di sebuah ide di pikiran saya seandainya saya buka jasa print di kota asal saya, dengan menggunakan teknologi yang sama dengan yang ada di jogja ini, maka saya bisa memathok harga 4 lembar = Rp 1000, yang berarti saya menjual dengan harga Rp 250 per lembar. Ini jauh lebih murah daripada Rp 500 per lembar, yang memungkinkan bahwa jasa percetakan yang saya buka akan ramai dikarenakan menang dalam harga. 

Sekian bisnis planing yang saya bisa saya buat, semoga juga bisa bermanfaat bagi para pembaca.

0 comments:

Post a Comment

 
Back to top!